Cara Mengubah STB HG680P Menjadi Hotspot Wi-Fi dengan Armbian
Pendahuluan
Banyak STB bekas seperti HG680P yang hanya digunakan untuk menonton IPTV atau TV digital. Padahal dengan memasang Armbian, perangkat ini dapat diubah menjadi mini server Linux yang cukup bertenaga untuk berbagai kebutuhan jaringan.
Salah satu fungsi yang menarik adalah menjadikan HG680P sebagai hotspot Wi-Fi atau access point. Dengan konfigurasi yang tepat, perangkat dapat membagikan koneksi internet dari LAN ke Wi-Fi secara otomatis setiap kali dinyalakan.
Artikel ini membahas langkah-langkah mengaktifkan mode Access Point (AP) pada HG680P yang menjalankan Armbian.

Spesifikasi Sistem
- Perangkat: HG680P
- Sistem Operasi: Armbian Linux
- Kernel: Linux meson64
- Distribusi: Debian Trixie
- Interface Internet (WAN): eth0
- Interface Wi-Fi: wlan0
- IP Hotspot: 192.168.10.1
Memastikan Wi-Fi Mendukung Mode AP
Sebelum memulai, pastikan chipset Wi-Fi mendukung mode Access Point.
Jalankan perintah:
iw list | grep -A20 "Supported interface modes"Pastikan terdapat output seperti:
* managed
* AP
Jika terdapat mode AP, maka Wi-Fi dapat digunakan sebagai hotspot.
Instalasi Paket
Install paket yang diperlukan:
apt update
apt install hostapd dnsmasq iptables iptables-persistent netfilter-persistent -yKonfigurasi Hostapd
Buat file konfigurasi:
nano /etc/hostapd/hostapd.conf
Isi dengan:
interface=wlan0
driver=nl80211
ssid=Arm64
hw_mode=g
channel=6
wmm_enabled=1
auth_algs=1
ignore_broadcast_ssid=0
wpa=2
wpa_passphrase=12345678
wpa_key_mgmt=WPA-PSK
rsn_pairwise=CCMPUntuk save klik CTRL+O=Enter, dan keluar CTRL+X
Kemudian edit:

nano /etc/default/hostapdTambahkan:
DAEMON_CONF="/etc/hostapd/hostapd.conf"Konfigurasi DHCP dengan Dnsmasq
Backup konfigurasi bawaan:
mv /etc/dnsmasq.conf /etc/dnsmasq.conf.bakBuat konfigurasi baru:
nano /etc/dnsmasq.confIsi:
interface=wlan0
bind-interfaces
dhcp-range=192.168.10.10,192.168.10.100,255.255.255.0,24h
dhcp-option=3,192.168.10.1
dhcp-option=6,1.1.1.1,8.8.8.8
no-resolv
server=1.1.1.1
server=8.8.8.8
cache-size=1000
Mengaktifkan IP Forwarding
Edit file:
nano /etc/sysctl.confTambahkan:
net.ipv4.ip_forward=1Aktifkan:
sysctl -p
Konfigurasi NAT
Agar perangkat Wi-Fi dapat mengakses internet melalui LAN, tambahkan rule berikut:
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -A FORWARD -i wlan0 -o eth0 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -i eth0 -o wlan0 \
-m state --state RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPTSimpan agar tetap aktif setelah reboot:
netfilter-persistent saveMembuat Hotspot Aktif Otomatis Saat Boot
Buat script:
nano /usr/local/bin/start-hotspot.shIsi:
#!/bin/bash
sleep 5
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
ip link set wlan0 up
iw dev wlan0 set power_save off
iptables -t nat -C POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE 2>/dev/null || \
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -C FORWARD -i wlan0 -o eth0 -j ACCEPT 2>/dev/null || \
iptables -A FORWARD -i wlan0 -o eth0 -j ACCEPT
iptables -C FORWARD -i eth0 -o wlan0 -m conntrack --ctstate RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT 2>/dev/null || \
iptables -A FORWARD -i eth0 -o wlan0 -m conntrack --ctstate RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPTBerikan izin eksekusi:
chmod +x /usr/local/bin/start-hotspot.shMembuat Service Systemd
Buat file:
nano /etc/systemd/system/start-hotspot.serviceIsi:
[Unit]
Description=WiFi Hotspot Startup
After=network-online.target
Wants=network-online.target
[Service]
Type=oneshot
ExecStart=/usr/local/bin/start-hotspot.sh
RemainAfterExit=yes
[Install]
WantedBy=multi-user.targetAktifkan:
systemctl daemon-reload
systemctl enable start-hotspot.service
systemctl enable hostapd
systemctl enable dnsmasqPengujian
Restart perangkat:
rebootSetelah boot:
- SSID Wi-Fi muncul otomatis
- Klien memperoleh IP dari DHCP
- Gateway menggunakan 192.168.10.1
- Internet dapat diakses tanpa konfigurasi tambahan
Kesimpulan
Dengan memanfaatkan Armbian, STB HG680P dapat diubah menjadi access point dan mini router yang cukup stabil untuk penggunaan rumahan. Selain hotspot, perangkat ini juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti VPN server, AdGuard Home, Home Assistant, Docker, hingga server media ringan.
Daripada dibiarkan tidak terpakai, STB bekas dapat menjadi perangkat jaringan yang sangat bermanfaat dengan biaya yang minim.

Diskusi
0 Komentar