
"Setiap manusia adalah buku; sebagian dibaca, sebagian hanya dinilai dari sampulnya."
LiharAksara
Fiksi Pendek
Cerita Pendek

SEORANG PENIPU?
Jono dan para tetangga mengira Parto adalah seorang penipu yang datang mengincar rumah mereka. Berbekal kecurigaan dan trauma masa lalu, mereka bertindak tanpa mencari kebenaran. Namun ketika ayah Jono datang dan mengungkap identitas sebenarnya, semuanya terlambat. Sebuah cerpen penuh ironi yang mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menuduh dan menghakimi seseorang.

HARGA SEBUAH KESETIAAN
Adangit dan Rarangul saling mencintai meski berasal dari dunia yang berbeda. Namun perbedaan kasta dan kehormatan keluarga menjadi penghalang yang tak dapat mereka lampaui. Ketika ayah Rarangul memerintahkan kematian Adangit demi menjaga martabat keluarga, cinta mereka berubah menjadi tragedi yang merenggut dua nyawa. Sebuah kisah menyentuh tentang kesetiaan, pengorbanan, dan pelajaran bahwa cinta sejati tidak boleh mengalahkan cinta kepada Sang Pencipta.

HARI YANG KERE
Di akhir bulan yang serba sulit, seorang ayah menjalani hari-harinya dengan dompet kosong, namun tetap ditemani hangatnya persahabatan dan kasih keluarga. Dari obrolan sederhana bersama sahabat, anak yang meminta oleh-oleh, hingga perjuangan menjenguk teman sakit dengan motor bocor di tengah jalan, “Hari yang Kere” menghadirkan kisah kehidupan rakyat kecil yang penuh humor, haru, dan ketulusan.
Larik Makna
Puisi
"KAMI PERCAYA INDONESIA"
— Henkir Alam
Puisi ini mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang diraih melalui pengorbanan darah dan air mata para pahlawan. Dengan semangat nasionalisme yang kuat, penyair mengajak generasi penerus untuk terus menjaga persatuan, memberantas kebusukan yang masih tersisa, serta membangun Indonesia yang lebih bermartabat, berwibawa, dan sejahtera.
"LULUH"
— Henkir Alam
Sebuah puisi tentang cinta yang tumbuh diam-diam dalam hati. Rasa bahagia saat bersama, kegelisahan saat berjauhan, dan harapan sederhana agar cinta itu akhirnya terbalas.
"MENANTANG RESAH"
— Henkir Alam
Puisi “Menantang Resah” karya Henk menghadirkan pergulatan batin manusia antara panasnya godaan, suara kesesatan, dan harapan untuk kembali pada ketenangan jiwa.
"UNTUK APA NAFAS"
— Henkir Alam
Puisi Kritik Sosial tentang Nafsu, Kehidupan, dan Tangisan Bumi
Warta Aksara
Berlangganan kabar sunyi langsung ke email Anda.
Kami membenci spam sebagaimana kami membenci tulisan tanpa jiwa.
Arsip Terkini
Tulisan Terbaru

Tips Memanfaatkan ChatGPT dan Gemini
ChatGPT dan Gemini bukan hanya alat untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menjadi asisten digital yang membantu merangkum materi, mencari ide penelitian, menyusun email profesional, membuat notulen rapat, hingga merencanakan proyek. Dengan prompt yang tepat dan penggunaan yang bijak, AI mampu meningkatkan produktivitas belajar maupun bekerja secara signifikan.

Rukun Islam dan Rukun Iman
Pelajari pengertian Rukun Islam dan Rukun Iman lengkap beserta penjelasannya. Artikel ini membahas 5 Rukun Islam dan 6 Rukun Iman sebagai dasar keimanan dan ibadah umat muslim yang mudah dipahami untuk pelajar dan masyarakat umum.

20 Sifat Wajib Allah
Pelajari 20 sifat wajib Allah lengkap dengan arti dan penjelasannya dalam ilmu tauhid Islam. Artikel ini membahas sifat-sifat Allah SWT seperti Wujud, Qidam, Baqa’, hingga Mutakalliman secara mudah dipahami untuk memperkuat akidah, keimanan, dan ketakwaan umat muslim.

PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DAERAH
Pelayanan kesehatan di sejumlah daerah dinilai masih belum merata. Warga mengeluhkan minimnya obat yang diberikan puskesmas meski pasien tetap membayar biaya pendaftaran. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu di wilayah pedesaan dan pegunungan.




